Apakah Roh Kudus Itu?

105 0

Roh Kudus adalah sumber kebenaran. Ada dalam Alkitab,”Aku akan minta kepada Bapa dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu” (Yohanes 14:16-17).

Menerima Roh Kudus dianggap sebagai kelahiran baru. Ada dalam Alkitab,”Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging adalah daging dan apa yang dilahirkan dari Roh adalah roh. Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali” (Yohanes 3:5-7).

Untuk menerima Roh Kudus, mintalah dan turutilah tuntunan Roh Kudus. Ada dalam Alkitab, ”Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya” (Lukas 11:13). “Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia” (Kisah 5:32).

Roh Kudus adalah bagian dari Keallahan. Ada dalam Alkitab, ”Tetapi Petrus berkata: “Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu? Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah” (Kisah 5:3,4).

Roh Kudus adalah Allah yang tinggal di dalam dan di antara orang yang percaya. Ada dalam Alkitab,”Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka” (Matius 18:19-20).

Roh Kudus hadir pada saat-saat kesulitan ataupun penganiayaan. Ada dalam Alkitab,”Apabila mereka menyerahkan kamu (atau kamu ditangkap, TLB), janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu”

Roh Kudus menolong kita berbakti kepada Allah. Ada dalam Alkitab,”Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran” (Yohanes 4:23-24).

Roh Kudus memberikan kesanggupan berbicara tentang perkara-perkara rohani dengan kuasa. Ada dalam Alkitab,”Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi” (Kisah 1:8).

Buah Roh Kudus

Buah Roh Kudus adalah istilah Alkitab yang merangkum 9 sifat nyata dari hidup Kristen yang sejati menurut rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Galatia pasal 5. Meskipun tertulis ada 9 sifat (atau “atribut”), tetapi istilah aslinya dalam bahasa Yunani untuk “buah” adalah kata tunggal, menegaskan bahwa hanya ada satu macam buah dengan 9 sifat. Di seluruh Alkitab, orang saleh diibaratkan seperti pohon dan di pasal ini Paulus menjelaskan buah macam apa yang dihasilkan oleh “pohon yang baik” yaitu orang saleh atau orang benar. Buah ini akan dihasilkan oleh mereka yang sungguh-sungguh bertobat, yang menjadi pengikut sejati Yesus Kristus. Sebaliknya, jika seseorang tidak menghasilkan buah ini, ia bukanlah seorang Kristen sejati.

Melalui Galatia 5:22-23, Paulus memberitahu kita, “Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.” Buah Roh Kudus itu hasil karya Roh Kudus dalam kehidupan orang Kristen. Alkitab menyatakan bahwa setiap orang menerima Roh Kudus ketika dia percaya kepada Yesus Kristus (Roma 8:9; 1 Korintus 12:13, Efesus 1:13-14). Salah satu tujuan utama datangnya Roh Kudus ke dalam hidup orang-percaya itu untuk mengubah kehidupan. Karya Roh Kudus menyesuaikan kita dengan gambar Kristus, membuat kita menjadi semakin serupa denganNya.

Buah Roh Kudus berlawanan dengan perbuatan natur dosa seperti yang ditulis Paulus di Galatia 5:19-21. “Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu seperti yang telah kubuat dahulu bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.”

Perikop ini menyorot bagaimana kehidupan orang-orang, dalam tingkatan yang berbeda, jika mereka tidak mengenal Kristus, yang berarti tidak di bawah pengaruh Roh Kudus. Natur kedagingan manusia yang berdosa menghasilkan jenis-jenis buah yang berbeda (Galatia 5:19-21) dengan buah yang dihasilkan dari karya Roh Kudus (Galatia 5:22-23). Kehidupan Kristen itu pergumulan antara kehidupan yang menurut natur dosa dengan yang menurut buah Roh Kudus. Sebagai umat manusia yang telah jatuh dalam dosa, kita masih terperangkap dalam tubuh yang menginginkan hal-hal yang berdosa (Roma 7:14-25).

Sebagai orang Kristen, kita memiliki Roh Kudus yang berkarya menghasilkan buah dalam diri kita. Kuasa Roh Kudus juga tersedia membantu kita menaklukkan perbuatan dari natur dosa (2 Korintus 5:17, Filipi 4:13). Seorang Kristen tidak selalu mampu menunjukkan adanya buah Roh Kudus dalam hidup mereka. Namun, salah satu tujuan kehidupan orang Kristen itu sendiri terkait ada tidaknya perubahan secara bertahap mengizinkan Roh Kudus menaklukkan keinginan dosanya. Buah Roh itu mengenai bagaimana dan apa yang Allah inginkan dalam kehidupan kita. Dengan pertolongan Roh Kudus, itu bisa terjadi.