Arti Dan Pentingnya Perjamuan Kudus

459 0

Gereja adalah suatu tempat dimana banyak dari orang Kristen berkumpul untuk beribadah sesuai dengan apa yang diperintahkan Tuhan kepada Umatnya. Gereja juga merupakan simbol dari orang Kristen. Pentingnya Gereja dari orang Kristen adalah Gereja memiliki barbagai macam perayaan seperti Perjamuan Kudus.

Dalam Agama Kristen, Perjamuan kudus merupakan suatu upacara yang sangat sakral yang tidak dapat dilakukan dengan sembarangan kerena perayaan ini merupakan perintah langsung dari Tuhan kepada Gereja untuk dilakukan setiap Ibadah didalam Gereja.

Begitu juga dengan orang-orang yang mengikuti ibadah dan untuk mengikuti Perjamuam Kudus, Orang tersebut akan dapat mengikuti Perjamuan jika orang yang akan mengikutinya telah dibabtis atau telah disucikan di Gereja.

Mungkin masih banyak Orang yang bertanya-tanya Apa sih pentingnya Perjamuan Kudus itu? Disini kita akan membantu anda dengan menjawab apa yang membuat anda bertanya-tanya mengenai pentingnya Perjamuan Kudus.

Jika kita mendengar kisah parjalanan Tuhan untuk menebus Dosa umat Manusia, Ada suatu kisah dimana sebelum kematian Yesus di kayu Salib. Pada malam akhir sebelum kematiannya, Yesus mengumpulkan semua muridnya dengan mengadakan sebuah Perjamuan dengan memakan Roti dan minum Anggur. Dalam mengenang apa yang dilakukan Tuhan kepada Muridnya, Sampai saat ini Perjamuan Kudus merupakan salah satu perayaan yang palin penting dalam Kristen.

Perjamuan Kudus diartikan sebagai Memperingati kematiannya seperti apa yang dikenal dengan Paskah. Perjamuan Kudus juga akan dilakukan saat kebangkitannya.

Berdasarkan kepercayaan orang Yahudi, Paskah adalah suatu perayaan yang sangat Suci. Seperti apa yang tertulis pada kitab Keluaran 12. Perayaan itu diperingati pada malam terakhir  di Mesir ketika anak-anak sulung orang Mesir mati dan anak-anak sulung orang Israel selamat karena darah dari anak domba yang dipercikkan di ambang pintu mereka. Anak domba dipanggang dan dimakan bersama dengan roti tidak beragi. Allah memerintahkan bahwa sepanjang masa hari raya ini harus diperingati.

Pada malam terakhir Yesus dengan Murid-muridnya samabil bernyanyi.  Yesus mengambil Roti, mengucap syukur kepada Allah. Sambil memecahkan Roti itu dan memberikannya kepada murid-muridnya seraya berkata, Terimalah dan Makanlah, inilah tubuhku yang kuserahkan bagimu. Demikian pula ia mengambil Cawan dan berkata, Minumlah, Inilah darahku Darah perjanjian baru dan kekal yang ditumpahkan bagimu dan bagi semua Orang. Lakukanlah Ini untuk mengenangkan daku.

Sesudah perjamuan tersebut, Yesus beserta Murid-muridnya pergi ke Bukit Zaitun dimana Yesus dikhianati oleh Yudas. Pada keesokan harinya Yesus disalibkan.

Banyak dari surat-surat Kitab Suci yang mengisahkan tentang perjamuan kudus seperti pada surat Matius 26:26- 29, Markus 14:17-25, Lukas 22:7-22 dan Yohanes 13:21-30 serta 1 Korintus 11:23-29.

Seperti apa yang telah tertulis pada surat 1 Korintus 11:27-29 “Jadi barangsiapa dengan cara yang tidak layak makan roti atau minum cawan Tuhan, ia berdosa terhadap tubuh dan darah Tuhan. Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu. Karena barangsiapa makan dan minum tanpa mengakui tubuh Tuhan, ia mendatangkan hukuman atas dirinya”.

Dengan membaca seperti apa yang tertulis pada surat 1 Korintus 11:27-29 terdapat kata “cara yang tidak layak” mungkin sedikit agak membingungkan apa maksud dengan kata tersebut. Untuk menjawab pertanyaan ini, sebaiknya untuk membaca surat 1 Korintus 11:26 “Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum dari cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang”.

Dari kisah perjamuan Kudus yang dilakukan oleh Yesus sebelum Kematiannya yang menyimbolkan Tubuh dan Darahnya, Ini dijadikan sebagai peringatan atas kematian Yesus. Tubuh dan Darah artinya adalah Tubuh sebagai Roti dan Anggur Sebagai Darah.

Tubuh yang dilambangkan sebagai Roti yang pada saat dipecah-pecahkannya roti yang mengandung arti sebagai saat penyiksaan sebelum akan disalibkan, Tubuh Yesus terluka sangat parah dikarenakan Cambukan dan lainnya. Ini dpat dibaca pada surat Mazmur 22:13-18, Yesaya 53:4-7.

Anggur yang dilambangkan sebagai Darah Yesus adalah suatu bentuk gambaran hasil siksaan kepada Tuhan yang sangat mengerikan. Ini dapat dibaca pada surat Kejadian 3:15; Mazmur 22; Yesaya 53.

Saat perjamuan atas tubuh dan darahnya, Ia yang berkata “Lakukanlah ini untuk mengenangkan daku”. Ini artinya adalah Perjamuan tersebut harus dilakukan sepanjang masa saat perayaan Paskah Tiba. Paskah dilambangkan sebagai bentuk pengorbanan Tuhan demi menghapus seluruh Dosa umat Manusia di kayu Salib.

Terjawab sudah apa yang mungkin membingungkan anda  dan menimbulkan banyak pertanyaan. Semoga apa yang telah dijelaskan pada Artikel diatas menjadi sangat berguna dan menambah pengetahuan anda.