Makna Kebangkitan Tuhan Bagi Gereja Kristen

21 0

Saluran penginjilan yang bergulir ini banyak bercerita tentang teologi gereja yang populer. Mungkin ini terdengar aneh dari biasanya. Ada yang lucu. Satu stiker bumper yang pernah saya lihat baru-baru ini adalah yang bertuliskan, “Bersabarlah, Tuhan belum selesai dengan saya.” Amin.

Ada yang memprovokasi, “Tuhan adalah co-pilot.” Jika Tuhan adalah co-pilot, siapa yang bertanggung jawab? “Alkitab mengatakannya, saya percaya, itulah akhir dari itu.” Secara teologis dekat, tapi tidak ada cerutu. Jika Alkitab mengatakannya, itulah akhir dari itu. Namun, satu stiker bemper Kristen populer berbicara kepada kita semua. It’s folksy dan itu benar. “Saya tidak sempurna, hanya dimaafkan.”

Kehidupan Kristen adalah salah satu pengampunan abadi dan pengudusan temporal.Di dalam Kristus, kita berdiri dengan benar dan kita harus menjadi seperti Dia setiap hari.

Kebangkitan Kristus memiliki makna yg terbesar bagi Iman Kristen. Karena hanya melalui kebangkitanNya kita boleh yakin bahwa mautpun tidak berkuasa atasNya dan memang Dialah Sang Mesias yang dijanjikan. Bukannya Tuhan tidak bisa menutupi dosa kita. Kita menganggap rahmat Tuhan sehingga kita dapat berbuat dosa.

Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita, oleh kasih karunia kamu diselamatkan.

Untuk selalu Merendahkan diri

Tuhan, tentu saja, tidak terkejut dengan semua ini. Dia meramalkan kematian rohani umat-Nya. Dia tahu mereka akan memberontak lagi dan lagi. Dia tahu bahwa mereka akan berulang kali memunggungi Dia, sementara dengan asumsi bahwa sebagai umat Tuhan mereka aman. Mengetahui semua itu, Dia menawarkan satu-satunya obat yang diketahui untuk membuat kemunduran dalam 2 Tawarikh 7: 12-16:

Kemudian Tuhan menampakkan diri kepada Salomo di malam hari dan berkata kepadanya: “Aku telah mendengar doamu dan telah memilih tempat ini untuk diriku sendiri sebagai rumah pengorbanan. Ketika aku menutup langit sehingga tidak ada hujan, atau perintah belalang Untuk melahap tanah atau mengirim wabah penyakit di antara umat-Ku, jika umat-Ku yang dipanggil oleh nama-Ku merendahkan diri mereka sendiri dan berdoa dan mencari wajahku dan berpaling dari jalan jahat, maka aku akan mendengar dari surga dan akan mengampuni dosa dan kesembuhan mereka juga”.

Di tempat mereka Sekarang, mataku akan terbuka dan telingaku memperhatikan doa yang dibuat di tempat ini Untuk ini aku telah memilih dan menghabiskan rumah ini agar namaKu ada disana selamanya Mataku dan hatiku akan berada di sana untuk selamanya.

Dalam teks besar tentang kebangunan rohani ini, Tuhan meletakkan di hadapan umat-Nya tawaran pembaruan rohani yang penuh kasih. Di sini Dia menjanjikan restorasi. Dan, Dia mendefinisikan kondisi di mana tawaranNya adalah kewajiban.
Persyaratan pertama yang Tuhan tetapkan di depan kita adalah kebutuhan untuk merendahkan diri kita sendiri.

Melakukan Pertobatan

Kita harus mengenali dosa besar kita, kebutuhan kita yang besar dan Tuhan kita yang agung. Kita harus melihat diri kita sendiri di bawah cahaya kemuliaan Allah dan tunduk di hadapan kekudusan-Nya. Sampai kita melihat hal-hal seperti Tuhan melihat mereka, kita tidak akan pernah melihat pengampunan-Nya.

Persyaratan kedua dan ketiga dibangun secara logis pada yang pertama. Setelah melihat dosa-dosa kita dari sudut pandang Tuhan, kita kemudian membawa kasus kita di hadapan Allah dalam doa. Kita harus mencari wajah-Nya dan memanggil nama-Nya, mengakui bahwa Dia dan Dia sendiri dapat mengembalikan kita ke tempat yang semestinya. Kita harus bergantung pada anugerah-Nya.

Persyaratan terakhir yang Tuhan tempatkan pada umatNya adalah pertobatan. Tuhan tidak mencari orang-orang yang menyesal telah tertangkap dalam dosa mereka. Banyak orang merasa tidak enak saat tertangkap. Dia mencari orang-orang yang menyesal telah berdosa. Dia mencari orang-orang yang akan melihat dosa saat Dia melakukan dosa, siapa yang akan menolak cara berdosa mereka dan siapa yang akan?

Percaya padaNya

Jika kita benar-benar ingin melihat kebangkitan yang besar di generasi kita, ingin mengalami pembaharuan spiritual di gereja kita dan mengetahui berkat Tuhan dalam kehidupan kita. Jadi, mari kita berhenti mencoba menutupi dosa kita dengan kata-kata bijak. Mari kita berhenti menganggap tentang anugerah Tuhan yang telah diperlihatkan untuk kita. Mari akui dosa-dosa kita dan melemparkan diri pada belas kasihan di pengadilan-Nya.

Suatu bukti Anugrah Allah untuk keselamatan manusia yang percaya kepadaNya. Keselamatan tidak mungkin dapat kita lakukan dengan usaha kita, terlalu sulit untuk kita capai. Akan tetapi Anugrah ini jangan dianggap murahan, diberikan secara cuma cuma melalui Darah Kristus di Kayu Salib. Yang Allah inginkan adalah mau menerima Anugrahnya,dan hidup dalam Kristus, jangan di sia siakan.

Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita,telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita oleh kasih karunia kamu diselamatkan dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.